Database
Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di
dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu
program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut.
Manfaat Database
- Kecepatan dan Kemudahan
- Pemakaian Bersama-sama
- Kontrol data terpusat
- Menghemat biaya perangkat
- Keamanan Data
- Memudahkan dalam pembuatan Aplikasi baru
Kekurangan Database
- Sistem lebih rumit, jadi memerlukan tenaga ahli dalam desain, program dan implementasi
- Lebih mahal
- Bila akses yang tidak benar, kerusakan dapat terjadi
- Karena semua data di tempat terpusat, kerusakan software dan hardware dapat terjadi
- Proses pemeliharaan dapat memakan waktu karena ukurannya yang besar
- Proses back up data memakan waktu
Jenis software database
Ada beberapa jenis database di antaranya:
- Microsoft Access
- dBase III
- Paradox
- FoxPro
- Visual FoxPro
- Arago
- Force
- Recital
- dbFast
- dbXL
- Quicksilver
- Clipper
Implementasi database
Tahap
implementasi basis data merupakan upaya untuk membangun basis data fisik yang
ditempatkan dalam media penyimpan (disk) dengan bantuan DBMS. Tahap ini diawali
dengan melakukan transformasi dari model data yang telah selesai dibuat
struktur basis data sesuai DBMS yang dipilih. Sedangkan komponen-komponen ER
yang berupa himpunan entitas dan himpunan relasi akan diwujudkan menjadi
tabel-tabel. Selanjutnya,
atribut-atribut yang melekat pada masing-masing himpunan entitas dan himpunan
relasi akan dinyatakan sebagai field-field dari tabel yang sesuai.
Performansi basis data ditentukan oleh :
- Kualitas dan bentuk perancangan basis data
- Kualitas mesin / komputer
- Platform yang dipilih
- Sistem operasi
- DBMS yang digunakan
Aturan umum dalam pemetaan Model Data (Level
Konseptual dalam Abstraksi Data) yang digambarkan dengan Diagram E-R menjadi
Basis Data Fisik (Level Fisik dalam Abstraksi Data) adalah :
1. Setiap himpunan entitas akan diimplemetasikan
sebagai sebuah tabel (file data)
Gambar
Tranformasi Himpunan Entitas ke Basis Data Fisik
2. Relasi dengan Relasi Derajat 1-1 (satu ke satu)
yang menghubungkan 2 buah himpunan entitas akan direpresentasikan dalam bentuk
penambahan/penyertaan atribut-atribut relasi ke tabel yang mewakili salah satu
dari kedua himpunan entitas.
Gambar Transformasi Relasi Satu ke Banyak ke Basis
Data Fisik
3. Relasi
dengan Derajat Relasi 1-N (satu ke banyak) yang menghubungkan 2 buah himpunan
entitas, juga juga akan direpresentasikan dalam bentuk pemberian/pencantuman
atribut key dari himpunan entitas pertama (yang derajat 1) ke tabel yang
mewakili entitas kedua (yang berderajat N).
Gambar
Transformasi Relasi Satu ke Banyak ke Basis Data Fisik
Gambar Transformasi Relasi Banyak ke Banyak ke Basis
Data Fisik
Bahasa Database
SQL ( DML, DDL, DCL )
Apa itu SQL?
SQL merupakan singkatan dari Structured Query
Language. SQL atau juga sering disebut sebagai query merupakan suatu bahasa
(language) yang digunakan untuk mengakses database. SQL dikenalkan pertama kali
dalam IBM pada tahun 1970 dan sebuah standar ISO dan ANSII ditetapkan untuk
SQL. Standar ini tidak tergantung pada mesin yang digunakan (IBM, Microsoft
atau Oracle). Hampir semua software database mengenal atau mengerti SQL.
Jadi, perintah SQL pada semua software database
hampir sama.
Contoh SQL
SINTAK MENAMPILKAN TABLE (Nama, Jenis, Lama_sewa,
Bayar) (SQL)
SQL:
Select nama, jenis, lama_sewa, (lama_sewa*tarif) as
bayar from tamu, kamar, sewa;Select * from sewa;
Terdapat 3 (dua) jenis perintah SQL, yaitu DDL, DML
dan DCL.
1. DDL atau Data Definition Language
DDL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan
pendefinisian suatu struktur database, dalam hal ini database dan table.
Beberapa perintah dasar yang termasuk DDL ini antara lain :
- CREATE
- ALTER
- RENAME
- DROP
Contoh DDL
MENDESKRIPSIKAN TABEL (DDL)
ØMembuat Database Penginapan
SQL:
Create database penginapan;
Show databases;
Use penginapan;
ØMembuat Tabel Tamu
SQL:
Create table tamu(idtamu char(5) not null primary
key,
Nama char(50) not null,
Alamat char(100) not null,
Usia char(2) not null,
Noktp char(2) not null);
Desc tamu;
2. DML atau Data Manipulation Language
DML merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan
manipulasi atau pengolahan data atau record dalam table. Perintah SQL yang
termasuk dalam DML antara lain :
- SELECT
- INSERT
- UPDATE
- DELETE
Contoh DML
MENGISI TABEL (DML)
•Mengisi tabel tamu
SQL:
Insert into tamu(idtamu, nama, alamat, usia, noktp)
Values(‘00848’,’Ihsan Fauzi Rahman’.’Cihampelas,
Bandung Barat’,’20’,’13’);
Select * from tamu;
•Mengisi tabel Kamar
SQL:
Insert into kamar(kdkamar, jenis, tipe_kamar, tarif)
Values(‘bm003’,’Bulan Madu’,’Executive
Class’,’5000000’);
Select * from kamar;
•Mengisi tabel Sewa
SQL:
Insert into sewa(idtamu, kdkamar, lama_sewa)
Values(‘00848’, ‘bm003’, ‘3’);
Select * from sewa;
3. DCL atau Data Control Language
DCL (bukan BCL) merupakan perintah SQL yang
berhubungan dengan pengaturan hak akses user MySQL, baik terhadap server,
database, tabel maupun field. Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain
:
- GRANT
- REVOKE






Terimakasih ilmunya
ReplyDeletemantap
ReplyDeleteWow thanks infonya
ReplyDeleteDATABASE = data yang gak kering
ReplyDeleteHEHEHEHE